Teknologi yang Memudahkan, dan Bukan yang Membodohkan

Terkadang saya iri dengan para wisatawan jaman now. Harus diakui, berpetualang di tempat baru atau melakukan perjalanan ke tempat asing di masa sekarang bisa jadi sangat mudah dengan adanya peta yang bisa diakses secara elektronik.  Continue reading “Teknologi yang Memudahkan, dan Bukan yang Membodohkan”

Advertisements

Pemimpi Ulung itu Manusia Gila yang Beruntung

 

1200px-2018_fifa_world_cup-svg

Saya adalah pemimpi ulung.

Betapa tidak. Hampir semua hal yang saya capai adalah buah dari berkhayal di saat-saat yang suwung maupun reaksi terhadap suatu pengalaman. Misalnya ketika mencuci piring, BAB di WC, membaca buku, menonton film.

Khayalan saya bisa sangat gila, hingga di kegiatan mengkhayal paling ekstrim saya bisa membayangkan bahwa saya berada di situasi yang saya mimpikan, lalu ngomong sendiri menanggapi orang-orang yang ada di situasi yang saya mimpikan. Macam orang gila kan ya?

Selain ngomong sendiri, saya juga sering mengelilingi diri dengan mimpi itu, baik lewat rangsangan visual (buku, film, dsb.), auditory (musik, cerita orang, dll.), maupun kinestetik (memerankan diri dalam mimpi, cerita berapi-api soal mimpi). Pernah kan saya nulis tentang mengelilingi diri dengan mimpi di blog ini? Sudah kamu baca?

Di hari-hari awal tahun baru 2018 ini, saya sedang dalam proses memenuhi mimpi yang sudah berumur 35 dan 13 tahun. Semua gara-gara ajakan setengah permohonan untuk menemani seorang teman di sini untuk pergi berkunjung ke benua sebelah yang diajukan sejak tahun lalu. Dan tempat yang ia ajukan adalah Rusia. Wah… Continue reading “Pemimpi Ulung itu Manusia Gila yang Beruntung”

Sedang Ingin Melakukan Perjalanan…

Minnesota
Mengunjungi Mall of America, Minneapolis, rame-rame 6 mobil bersama teman-teman Ames.

Saya sedang ingin bepergian ke kota lain. Selain beberapa kali naik motor bersama seorang teman ke obyek wisata Bandungan (sekitar 25 km dari Salatiga) serta memberi pelatihan di sebuah lembaga kursus di Magelang (sekitar 50 km dari Salatiga),  saya tak pernah lagi pergi dan menginap beberapa hari ke kota lain.

Saya kangen menjadi orang asing di terminal bis. Saya kangen bersendiri duduk di sudut bandara. Saya kangen mengamati kota demi kota dari jendela kereta api.

Tak seperti beberapa teman yang tampaknya memilih kota-kota yang dikenal sebagai tempat tujuan wisata, saya memilih kota-kota yang saya kunjungi berdasarkan ada tidaknya teman di kota-kota tersebut. Atau, saya akan pergi ke kota tertentu karena ada kegiatan yang harus/ingin saya lakukan dan biasanya itu adalah kegiatan yang berhubungan dengan profesi saya atau dengan minat saya.

 

Continue reading “Sedang Ingin Melakukan Perjalanan…”