Tantangan Lagu 30 Hari itu Asu Sekali

Meskipun tidak secara khusus menuliskannya di status Facebook seperti Jensen di atas atau di blog macam Om Warm, saya memutuskan untuk mengikuti tantangan memilih satu lagu per hari sesuai tema selama 30 hari. Biar istiqomah, alias teguh mengikuti tantangan, saya memilih bergabung posting di statusnya Jensen,  supaya ada yang mengingatkan kalau saya belum posting dalam sehari.

Hari ke-1 sampai hari ke-10, saya tidak terlalu mengalami kesulitan. Mungkin di hari ke-4, ya agak-agak gimana rasanya. Yeah, right, kan tentang someone you would rather forget about, that’s where they should be: forgotten! Terus ngapain musti ada lagunya segala? Tapi pada akhirnya malah gampang buat saya, tinggal taruh lagu tema pesta nikahan yang dulu. Kelar. Gak bikin hati kenapa-kenapa juga lagi. Selama pikiran sedang penuh dengan segalah hal lain, yang gituan tak akan membuat saya bawa-bawa perasaan.

Sampailah ke tantangan hari ke-10, dan yak, saya macet! 

Tantangan hari ke-10 adalah memilih lagu yang membuat saya sedih. Buat saya, mendengar musik itu adalah salah satu mekanisme pertahanan psikologis saya untuk keluar dari keterpurukan #halah Bahkan mendengar lagu-lagu yang menyenangkan itu sudah jadi SOP saya kalau hati sedang nggak karuan. Jadi, kalau disuruh milih lagu yang bikin bahagia, macam tantangan hari ke-9, stok lagu saya banyak banget!

Apakah itu berarti saya jarang sedih? Oh tidak sama sekali. Saya gampang sedih, tapi orang tak akan dengan gampang melihatnya. Saya sedih, tapi biasanya bukan karena mendengar satu lagu, melainkan karena orang, peristiwa, atau cerita sedih yang terhubung ke lagu itu. Dengan begitu, lagunya bisa saja tidak sedih, bahkan riang gembira, tapi karena itu menyangkut orang yang keseluruhan ceritanya dengan saya bersifat sedih, jadilah lagu itu lagu yang sedih.

Akhirnya saya memilih lagunya Jason Mraz yang judulnya Be Honest. Liriknya partly about me dan mengingatkan pada seseorang yang sukses bikin saya menjadi lilin yang melebur habis demi menerangi dan lalu saya sama sekali hilang tak berbekas. Musiknya tidak terdengar suram, malah agak-agak riang, tapi liriknya, duh, bikin saya perih, Jendral!

Tapi, kok lalu kemudian saya menyesal memilih lagu ini, karena musiknya riang dan liriknya kalau dipikir-pikir isinya positif karena menceritakan jenis cinta yang tak bersyarat. Tak bisa sepenuhnya dimasukkan kategori lagu yang bikin sedih ketika mendengarnya. Namun apa boleh buat, saya sudah terlanjur mengumumkan pilihan lagu ini secara publik.

Pikir punya pikir, kalau saya harus memilih lagu yang betul-betul bikin pedih perih luar binasa (bukan biasa lagi, tapi binasa total), saya akan memilih lagunya Sarah Bareilles yang judulnya Gravity. Nadanya nggerus, liriknya apa lagi. Pertama dengar lagunya tanpa paham lirik aja saya udah mewek (iya, saya bisa kok nangis), apalagi ketika menelaah liriknya.

Mencintai dengan luar biasa sampai terasa sakit? Oh yes, been there. Mencintai dengan sepenuh-penuhnya hingga kehilangan jati diri? Absolutely, I had those episodes.

Ah, kok malah curhat jadinya, padahal saya tak terlalu suka menunjukkan sisi-sisi gelap saya dan memilih untuk selalu ketawa-ketiwi atau sekalian berlagak layaknya Hitler supaya dianggap sebagai manusia yang kuat. Tapi posting ini terlanjur ditulis panjang lebar dan sayang buat saya menghapusnya.

Tantangan ini sungguh asu sekali!

Kalau kamu, kira-kira tantangan hari ke berapa yang bakal bikin macet?

Advertisements

7 comments

  1. Wah ini berat sekali. 🙄 Lagu2 yang sangat personal gitu cukuplah di hari ke-4 dan mungkin hari ke-27 nanti. Buat hari-10 kupilih yang “sedih” secara umum saja. Hehe.. 🙂

    Like

    1. *bintangin kalender tanggal 4 dan 27. catet pilihan lagunya di diary #eh

      Udah milih lagu buat tanggal 14? Itu susah nggak ya? *sodorin mic, tebar jala buat bahan gosip*

      Like

  2. Saya kmaren justru kesulitan nyari lagu yg bener2 bikin bahagia, kalo ga salah sih begitu. Entahlah knp jd kebalikan njenengan gitu..

    Dan makanya demi menghindari macet, saya posting aja skali jalan, beres hehe

    Lagu gravity itu rasanya blm pernah denger, dengerin ah

    Like

    1. Wah, menarik nih! Kenapa justru yang bikin bahagia kok sulit dicarinya?

      Posting sekali jalan juga menarik sih, Om, tapi demi supaya belajar setiap pada kebiasaan, saya akhirnya milih satu-satu saja. Ini aja yang proyek #DailyGratitude gak posting lagi. Duh.

      Dengarkanlah, Om, Nggerus total pokoknya *siapin tisu*

      Like

      1. Iya saya jd bingung nentuin lagu yg bener2 bikin hepi itu gmana. Entahlah..

        Dan barusan nyimak Gravity, pedih sekali memang. Tp videoklipnya apik

        Like

Share your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s