Sudah Berapa Lama Anda Ngeblog?

Pic from https://www.mltcreative.com/blog/b2b-marketing-blogs-opinions-everyones-got-one/

Pic from mltcreative.com

Seorang blogger kondang bercerita pada saya tentang semacam kompetisi dalam dunia perbloggeran di lingkaran pertemanannya dengan blogger-blogger seleb. Menurutnya, kompetisi macam ini sering kali jadi ajang ejek-mengejek membanding-bandingkan sejak kapan mulai ngeblog untuk menentukan siapa yang lebih duluan mengenal dunia perbloggeran yang lalu mempengaruhi seberapa selebnya status si blogger. Semacam ada korelasi berbanding lurus antara lamanya seseorang ngeblog dan status selebnya. Semakin lama ngeblog, semakin seleblah ia sekarang.

 

Ya, ya, blog dan semua produk teknologi memang acap kali dipandang sebagai suatu ukuran  kecanggihan seseorang. Ketika seseorang mengadopsi produk teknologi tertenu yang masih jarang dipakai, ada yang namanya novelty factor, atau boleh dikatakan sebagai faktor ke-keren-an. Dalam dunia teknologi pendidikan sendiri, Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) mewanti-wanti para pendidik untuk waspada akan novelty factor dalam penerapan produk-produk teknologi di konteks pendidikan karena seringkali pendidik terjebak dalam faktor ke-keren-an sebuah teknologi dan abai akan tujuan-tujuan pembelajaran (2012, “Educational Research and Innovation Connected Minds Technology and Today’s Learners: Technology and Today’s Learners“). Pokoknya asal teknologinya keren dan sedang happening, ayo dipakai di kelas, apa pun tujuan pembelajarannya.

Saya lalu mengingat-ingat kapan saya mulai ngeblog. Bukannya mau ikut berkompetisi adu senioritas dalam dunia per-blog-an, tapi lebih sebagai refleksi kenapa saya melakukannya. Saya mulai tahu adanya blog di tahun 2002, karena saya memilih Computer-Assisted Language Learning sebagai bidang studi untuk studi S2, sehingga saya mulai mencari-cari referensi soal bidang ini untuk menulis esai melamar ke beasiswa. Pembahasan paling awal mengenai blog adalah dari O’Reilly di tahun 2001 yang menggagas soal Web 2.0. (sejarahnya ada di sini). Blog mulai berkembang di tahun 2003, dengan munculnya beberapa penyedia layanan blog gratisan, macam blogger.com, yang kemudian disarankan oleh Graham Davies sebagai salah satu alat pembelajaran di CALL.

dewikeributanblog

Blog pertama, posting pertama

Jadi kapan saya pertama kali ngeblog? Ternyata posting saya yang pertama, di blog pertama saya adalah tanggal 31 Mei 2003. Wow, 13 tahun yang lalu! Judul blognya Neny’s Journal Online dan di posting perdana saya menulis tentang kesan-kesan saya setelah mengikuti Pre-Departure Orientation program beasiswa Fulbright di Sanur, Bali. Semacam diary, begitulah. Bukan sesuatu yang fancy dan memang pada awal kemunculannya blog lebih banyak dipakai sebagai online diary sih. Malu juga melihatnya karena alamat blog saya, dewikeributan.blogspot.com itu sungguh alay! Hahaha.

blog-nenygoestoamrik

Blog kedua, cerita soal kehidupan di Amrik.

Blog kedua saya masih saya pakai sebagai diary. Kali ini catatan harian untuk kehidupan sehari-hari selama kuliah di Ames yang posting pertamanya di tanggal 21 Juli 2003. Makanya judul blognya adalah Neny Goes to Amrik. Eh siapa tahu yang baca ada yang perlu informasi tentang tips-tips hidup di kota kecil di Amerika Serikat dan bagaimana berkuliah S2. Jaman itu Google belum seterkenal sekarang, jadi blog seringkali jadi rujukan.

Setelah 2 blog itu, usut punya usut di akun blogger.com saya, ternyata saya masih punya 9 blog lainnya! Astaga, ternyata banyak amat! Ada blog untuk menampung info kelas dan tulisan/tugas mahasiswa saya, ajang guru-guru bahasa Inggris untuk latihan di workshop saya, kolaborasi foto dan cerita dengan beberapa orang, untuk menampung puisi dan fiksi saya, dan ada pula yang kosong cuma satu posting saja (doh!). Fungsinya tak lagi cuma catatan harian, tapi meluas hingga menjadi blog pembelajaran, blog kolaborasi, dan blog ber-genre tertentu. Ternyata saya berkembang juga ya?

Kalau sekarang, saya cuma punya 4 blog saja (errr, iya masih kebanyakan!). Satu blog yang berisi catatan pikiran (yaitu blog ini), satu blog yang dengan genre tertentu (untuk menampung tulisan fiksi), satu blog untuk yang isinya tentang kerjaan saya, dan satu blog yang isinya-gak-jelas-narsis-ngomongin-siapa-seorang-Neny.

Beberapa hari lalu ada blogger terkenal yang baru dikenalkan kepada saya yang mengomentari bahwa tulisan saya di blog bagus, sementara di blog dia kebanyakan mengiklankan sesuatu. Soal kualitas tulisan, saya serahkan kepada pembaca blog saya sajalah. Tapi menurut saya, sah-sah saja mengisi blog pribadi dengan apa saja yang kena di hati pemilik blog. Tiap pemilik blog toh punya tujuan masing-masing dalam menulis. Sama saja bahwa di tiap teks, apa pun bentuknya, pasti punya tujuan penulisan dan konteks yang spesifik, sesuai dengan latar belakang penulisnya. Tinggal pembacanya yang mesti kritis membaca dan menyikapi teks tersebut.

Kembali ke soal status seleb yang berbanding lurus dengan lamanya ngeblog, kalau adagium ini benar adanya tentu saya sudah menjadi blogger yang kondang kawentar di seluruh jagat blogosphere. Lha saya ngeblog sudah 13 tahun je! Tapi ya saya tetap begini-begini saja, tidak lantas dapat kerjaan suruh nulis buat promosi acara ini itu produk ini itu. Blog saya ini bahkan belum tentu tiap hari ada yang berkunjung. Apanya yang mau dijual di sini coba?

Tapi ya sudahlah. Wong saya nulis tujuannya untuk menumpahkan isi pikiran dan perasaan, supaya tidak memenuhi otak dan hati. Anggap saja tulisan saya ini adalah kicauan gerutuan yang kadang sok filosofis akademis njijiki. Yang penting penulisnya ini orangnya manis. Percayalah!

Advertisements

4 comments

  1. Ngeblog lama gak menjamin jadi seleb. Gak penting juga ya, Mbak? Aku juga udah lama ngeblog tapi masih gini-gini aja. Yang penting nulis. Dengan menulis kita telah membangun peradaban. Halah, sok beudh ya. 😆

    Like

    1. Tapi katanya temen kita yg blogger kondang itu adagiumnya gitu, Kim 🙂

      Ya, walaupun nulisnya cuman gini-gini, kita berkontribusi loh ke peradaban #halah

      Makasih udah mampir ya, Kimi *salim*

      Like

Share your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s