Mari keluar dari stress!

Sibuk, sibuk, sibuk. Seberapa sering kita mengeluh terkena kesibukan yang luar biasa?

Saya saat ini mengalaminya dengan persiapan kelas yang seharusnya sudah jadi sebelum semester mulai tapi ternyata sampai minggu kedua saya masih belum siap. Atau mahasiswa thesis yang “merongrong” saya dengan pertanyaan kapan saya punya waktu untuk membaca dan memberikan revisi dan komentar pada draft thesis mereka. Atau kerjaan sampingan yang duitnya lumayan tapi butuh waktu untuk mengerjakannya. Belum tanggung jawab di rumah untuk membantu kedua anak saya belajar: yang sulung dengan bahan sekolahnya yang semakin menantang dan si bungsu yang sedang aktif belajar berjalan dan berbicara.

Kalau sudah kepepet dan terlalu stress saya akan malah cuek dan berpaling pada game di komputer. Tingkat kestressan saya tampaknya berbanding lurus dengan frekuensi dan volume saya bermain game. Semakin stress saya, semakin sering dan lama saya bermain game. Sampai pada tingkat di mana saya kadang-kadang tak perduli dengan tenggat pekerjaan apa pun di pagi hari. Main game sampai pagi!

Saya sadar sesadar-sadarnya ini bukanlah suatu jalan keluar dari stress yang baik, karena alih-alih mengerjakan semuanya satu demi satu dan kemudian selesai, saya malah mengabaikan sama sekali tugas-tugas saya. Tapi tampaknya jalan keluar yang tidak baik ini malah lebih sehat untuk pikiran dan emosi saya karena kemudian saya bisa mulai mengerjakan tugas-tugas itu dengan semangat dan energi yang lebih kuat, meskipun dengan lama waktu pengerjaan yang semakin mepet dengan tenggat. Paling tidak dengan begitu hasil pekerjaan saya jauh lebih memuaskan daripada ketika saya mengerjakan dengan semangat yang loyo dan energi yang setengah-setengah.

Apa kegiatan yang menjadi jalan keluar Anda dari stress?

Advertisements

2 comments

  1. Kalau saay nih Bu, kalau ada yang bersedia menemani, langsung cekidot ke karaoke, kalau apesnya nggak ada, ya sudah mendekam di kamar mandi yg lama, nyanyi teriak2 geje. ^_^
    Atau kalau seperti waktu saya kemarin sedang stress lagi ngerjain “tugas itu”, I have a very delicate snack and coffee ready next to my laptop.

    Like

  2. Mungkin kapan-kapan saya harus coba metode ini ya bu! Hahaha. Saya semakin dikejar deadline rasanya kepengen nangis (meskipun akhirnya jadi juga), tapi hasilnya jadi tidak 100% 😥

    Like

Share your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s