CV Colongan

Sebagai pengajar mata kuliah Business English, tentu saja salah satu hal yang saya ajarkan kepada mahasiswa saya adalah bagaimana membuat daftar riwayat hidup atau istilah kerennya adalah Curriculum Vitae alias CV. Supaya tidak malu-maluin, tentu saja saya juga punya CV yang keren, yang terbukti telah berhasil mengantar saya untuk mendapatkan pekerjaan di beberapa perusahaan dan mendapatkan beasiswa untuk belajar di negeri orang.

Nah, cerita saya kali ini adalah tentang kejadian di masa lalu, ketika saya masih kerja di sebuah hotel bintang empat di Papua sono di tahun 1998-1999. Posisi saya waktu itu adalah Business Center Secretary dan saya membawahi beberapa Business Center receptionist. Singkat cerita, suatu kali Business Center dapat karyawan magang dari bagian lain. Performa kerjanya sih baik-baik saja. Buat saya, kemampuan dia cukupan-lah. Paling tidak kalau disuruh mengetik di komputer atau melayani tamu fotokopi, dia bisa melakukannya. Cuma mungkin Bahasa Inggrisnya yang agak kacau-kacau, karena mungkin dia bukan lulusan akademi pariwisata atau S1 Sastra Inggris. Tapi suatu hari, ketika saya iseng membersihkan file-file dari komputer kantor, kok ndilalah saya menemukan CV dia. Buat saya sih nggak masalah pakai komputer kantor untuk urusan pribadi. Saya maklum kok, komputer jaman tahun-tahun itu kan masih langka. Tapi yang bikin saya kaget luar biasa, CV DIA ITU 90% PERSIS PLEK DENGAN CV SAYA!!!! Yang beda cuma ‘pendidikan’ (jelas lah, karena dia bukan lulusan S1) dan ‘pekerjaan’ di posisi terakhir (karena dia kan dari bagian lain). Dan bagian yang beda itu ditulis dalam bahasa Inggris yang jelek luar biasa. Kelihatan sekali bedanya dengan bagian-bagian yang nyontek punya saya. Bahkan format tampilannya pun tidak dia ubah sama sekali!

Memang salah saya juga mungkin, menyimpan file CV saya di komputer kantor, sehingga dia bisa menyontek CV saya abis-abisan. Tapi kebayang nggak sih, kalau misalnya dia dipanggil wawancara, lalu menjalani wawancara dalam Bahasa Inggris, dan ketauan Bahasa Inggrisnya belepotan. Kan jomplang sekali dengan CV dia yang Bahasa Inggrisnya sungguh sangat indah? Belum lagi di daftar ketrampilan. Iya kalau dia menguasai ketrampilan-ketrampilan saya. Kalau enggak, kan malu luar biasa dengan pihak pemberi kerja.

Menurut saya, terinspirasi oleh tulisan orang boleh, tapi mbok ya jangan menyontek abis-abisan macam ini. Takutnya entar kemakan sendiri lho.

NB: Beberapa waktu yang lalu, si oknum ini menambahkan saya sebagai teman di facebook. Ternyata dirinya sudah melanglang buana kerja di negeri orang dan Bahasa Inggrisnya sudah bagus. Buat obat sakit hati saya, yah, anggap saja saya telah membuat perubahan dalam hidup seseorang, dengan cara ‘membagi’ CV saya. Saya doakan semoga dia tidak kena batunya karena telah ‘nyolong’ CV saya….

Advertisements

One comment

Share your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s