Irreplaceable alias tak tergantikan

Irreplaceable: (adj) — cannot take the place of […]

Kata ‘irreplaceable’ tiba-tiba nongol di percakapan saya dengan Bos soal beban mengajar saya. Ceritanya, beberapa hari yang lalu saya ngobrol dengan Babe (begitu saya membahasakan bos saya). Menurut Babe, beliau pinginnya sih memberi saya cuti sementara dari mengajar beberapa mata kuliah, supaya saya nggak bosen dan supaya saya punya waktu memperbaharui bahan mata kuliah tersebut. Saya sih bahagia-bahagia saja mendengar keinginan Babe yang ‘mulia’ itu (halah!), lha wong saya juga sudah jenuh mengajar mata kuliah yang itu-itu melulu. Sampai-sampai semester lalu, sempat saya berucap kepada beberapa teman sejawat, kalau saya sudah jenuh nih begini-begini aja.

Bukannya saya nggak suka mata kuliah-kuliah yang saya ajar sekarang. Semuanya mata kuliah yang jadi bidang minat saya. Tapi….saya bosen je, tiap minggu kok itu-itu melulu, sampe lama-lama saya lihat saya jadi nggak bisa memberi bimbingan ke mahasiswa saya sehingga hasil proyek akhir mereka nggak secemerlang mahasiswa-mahasiswa saya angkatan yang dulu-dulu. Padahal kalau saya fokus dan nggak bosen, mungkin hasil-hasil mereka bisa saya ‘angkat’ jadi topik penelitian atau tulisan di jurnal ilmiah atau sementok-mentoknya jadi bahan portofolio di blog ini.

Makanya, pas Babe mengangkat isu ini, saya bahagia tra la la. Asli! Terbayang saya bakal punya waktu lebih untuk menulis dan riset. Alangkah indahnya!

Tapi…

Nah, di sini kata irreplaceable muncul mengganggu. Kata Babe, saya itu irreplaceable. Hah? Masak? Lubang hidung saya sempat mengembang, pertanda agak-agak bangga. Lah, siapa yang nggak bangga sih kalau dirinya tak tergantikan. Itu berarti ada peran khusus yang saya sandang di kampus, yang nggak sembarang orang bisa mengerjakan. Dalam kasus ini, mata kuliah-mata kuliah saya ternyata emang nggak semua teman kerja bisa mengajarkannya, karena memang spesial banget. Saya bahkan bisa dengan agak-agak jumawa (bukan ju-ara ma-kan di wa-rung lho…) mengatakan bahwa ada salah satu mata kuliah saya yang sama sekali tidak ada di universitas lain di Indonesia! Nah lho…

Lah, terus gimana? Ya, akhirnya salah satu pemecahannya adalah dengan memperbolehkan salah satu kolega untuk sit-in di kelas saya. Istilahnya mengikuti mata kuliah sebagai pendengar supaya semester-semester besok bisa menggantikan saya. Waduh, ini yang saya sebenarnya agak nggak rela, soalnya kan saya punya agenda ‘politik’ tertentu dengan ke-irreplaceable-an saya (ada nggak sih kata bahasa Indonesianya?). Belum lagi dalam soal-soal yang lain selain beban mengajar. Kayaknya akhir-akhir ini saya laris manis diminta ini itu di kantor (dari mulai proyek ngajar di suatu SMA swasta di Semarang, jadi mentor untuk salah satu kolega yunior, bikin buku panduan untuk mahasiswa baru, sampai dimintai pendapat/komentar/opini oleh bos-bos, hmm, ini daftar narsis saya ya?)

Tapi ya sudah. Namanya ilmu, nggak ada gunanya kalau nggak dibagi. Termasuk ke kolega. Moga-moga status ‘irreplaceable’ saya bisa hilang semester depan. Nggak seru kan kalau saya kehilangan banyak waktu luang karena gara-gara peran saya nggak tergantikan. Ada saatnya sih menjadi narsis dan bangga ketika kita jadi orang penting dan nggak mungkin diganti. Tapi kayaknya saat ini saya pingin jadi biasa-biasa saja (di kantor) dan punya waktu banyak untuk bersantai-santai.

PS: banyak proyek=banyak rejeki. Duh…tetep jadi irreplaceable aja apa ya? Biar dapat proyek banyak hehehehe…

Advertisements

2 comments

  1. Wuahahahaha……jeng Neny yang super duper irreplaceable!!!!!

    Hoya Koya ma project yang bejibun yuee….. banyakin tu dollar!!!

    wuahahaha…kangen juga ngobrol sama ibu dosen ane satu ini, bagi-bagi tips irreplaceable-nya lah…:D

    Like

  2. Halah, Yes, banyakan juga proyek kerja bakti, kerja rodi dan romusha hehehehe…

    Eh, ketemuan di Malang to kita? Kamu tuh juga banyak proyek tuh…bagi-bagi juga dong!

    Like

Share your thoughts!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s